01
Gambaran Umum
Besi, Baja, dan Produk Turunan — Komoditas Strategis Nasional
750
Pos Tarif HS 72+73
BTKI 2022
298
HS Kena Lartas
KMK 23/KM.4/2022
#5
Eksportir Baja Dunia
2025 (naik dari #8)
USD 9.5M
Nilai Impor 2025
miliar, turun signifikan
Konteks Industri

Besi dan baja merupakan komoditas strategis yang menopang sektor manufaktur, infrastruktur, dan konstruksi nasional. Indonesia kini menjadi eksportir baja terbesar ke-5 dunia (2025), didorong hilirisasi dan ekspansi kapasitas.

Pada 2025, surplus neraca perdagangan besi dan baja Indonesia tercatat USD 18,44 miliar (naik 22,28% dibanding 2024), dengan ekspor USD 27,97 miliar dan impor USD 9,53 miliar.

Kendati demikian, impor tetap diperlukan terutama untuk bahan baku industri (API-P) yang belum dapat dipenuhi produksi dalam negeri.

Pilar Regulasi Utama
  • Lartas: KMK 23/KM.4/2022 — 298 HS kena PI + LS
  • Kebijakan Impor Umum: Permendag 16/2025 (induk)
  • Impor Barang Industri: Permendag 22/2025 (berlaku 29 Agu 2025)
  • Pertek Kemenperin: Permenperin 1/2024
  • SNI Wajib: Permenperin 55/2024, Permenperin 17/2025
  • BMAD HRC: PMK 103/2024 (berlaku 15 Jan 2025, 5 tahun)
  • BMAD HRP: PMK 9/2025 (berlaku 22 Feb 2025, 5 tahun)
  • BMAD Tin Mill: PMK 66/2024
  • Neraca Komoditas: Pengganti Pertek untuk PI baru
📌 Update Regulasi Terbaru — Permendag 16–24/2025
Paket reformasi regulasi impor Permendag 16–24/2025 diundangkan 30 Juni 2025 dan berlaku efektif 29 Agustus 2025. Permendag 22/2025 secara khusus mengatur impor Barang Industri Tertentu termasuk besi/baja, menggantikan mekanisme lama dalam Permendag 36/2023 jo 8/2024. Permendag 16/2025 menjadi ketentuan umum induk seluruh perizinan impor.
02
Klasifikasi HS Chapter 72 dan 73
BTKI 2022 — Sistem Harmonisasi
⚙️ Chapter 72 — Besi dan Baja (Hulu)
HeadingDeskripsiCatatan
72.01Pig iron & spiegeleisen dalam bentuk ingotBahan dasar
72.02Ferro-alloysPaduan besi
72.03Produk besi hasil peleburan bijih besi
72.04Scrap / Besi baja bekasLartas
72.06Besi & baja bukan paduan — ingotSemi-jadi
72.07Semi-finished products besi bukan paduanBillet/bloom
72.08Canai lantaian (HR) ≥600mm, tdk dilapisiBMADSNI
72.09Canai lantaian (CR) ≥600mm, tdk dilapisiLartas
72.10Canai lantaian ≥600mm, dipalut/disepuhSNI
72.11Canai lantaian <600mm, tidak dilapisiStrip
72.12Canai lantaian <600mm, dilapisiStrip lapis
72.13Batang kawat dicanai panasWire rod
72.14Batang besi lainnya, canai panasBillet/bar
72.16Profil (H, I, L, T, U section)BMAD
72.19Canai lantaian baja tak berkarat ≥600mmStainless
72.25Canai lantaian baja paduan ≥600mmAlloy steel
72.28Batang baja paduan lainnya
🔩 Chapter 73 — Produk Besi/Baja Jadi (Hilir)
HeadingDeskripsiCatatan
73.01Sheet piling & profil lasBMAD
73.02Komponen konstruksi rel kereta
73.04Pipa seamless besi/bajaPipa tanpa sambungan
73.05Pipa besar las (submerged arc)Line pipe
73.06Pipa & tabung besi/baja lainnyaERW/Spiral
73.07Fitting/sambungan pipa
73.08Struktur baja (jembatan, menara, dll)Fab. steel
73.09–73.11Wadah, tangki, kontainer, silinder gasSNI 7311
73.12Kabel & tali kawat bajaSNI Wajib
73.13Kawat duri, kawat pagar
73.14Kain kawat, jaring kawat baja
73.17Paku, sekrup, kawat baja
73.18Baut, mur, ring bajaFasteners
73.22Radiator dan parts pemanas ruangan
73.26Artikel besi/baja lainnyaCatch-all
Diagram 1 — Rantai Produksi Baja: Hulu ke Hilir (HS Mapping)
HULU (HS 72) HILIR (HS 73) Bahan Baku 72.01–72.04 Pig Iron, Scrap Semi-Finished 72.06, 72.07 Billet, Slab, Bloom HRC/HRP Canai Panas 72.08 ≥600mm, tidak dilapisi BMAD PMK 103/2024 Canai Dingin (CRC) 72.09, 72.11 HR → Cold Roll Baja Dilapisi (Coated) 72.10, 72.12, 72.19, 72.25 Galvanis, Tin Plate, SS, Alloy PMK 66/2024 Profil & Batangan 72.13–72.16, 72.28 H/I Section, Rebar, Wire BMAD 7216.32/33 Pipa & Tabung 73.04–73.07 Seamless, ERW, Spiral Wadah & Tangki 73.09–73.11 Tangki, Silinder Gas Kawat & Kabel 73.12–73.14 SNI Wajib (Permenperin 17/2025) Struktur & Sambungan 73.08, 73.18 Jembatan, Baut, Mur Sheet Piling & Profil Las 73.01 BMAD aktif Artikel Lainnya 73.17, 73.22, 73.26 Paku, Radiator, dll BMAD aktif SNI Wajib Standar/Normal
03
Kerangka Regulasi
Hierarki dan Keterkaitan Peraturan Per-Undang-undangan
Diagram 2 — Hierarki Regulasi Impor Besi dan Baja
UNDANG-UNDANG UU 7/1994 WTO | UU 7/2014 Perdagangan | UU 3/2014 Perindustrian PERATURAN PEMERINTAH PP 34/2011 (Anti-dumping, Safeguard) KEMENTERIAN KEUANGAN KMK 23/KM.4/2022 (Lartas) PMK 103/2024 (BMAD HRC) PMK 66/2024 | PMK 9/2025 KEMENTERIAN PERDAGANGAN Permendag 16/2025 (Umum/Induk) Permendag 22/2025 (Industri Tertentu) Berlaku efektif 29 Agustus 2025 KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN Permenperin 1/2024 (Pertek) Permenperin 55/2024 (SNI BjTB) Permenperin 17/2025 (SNI Kawat) DOKUMEN KEPABEANAN Bea Masuk MFN + BMAD/BMTP PIB / BC 2.0 via CEISA PERIZINAN IMPOR PI (Persetujuan Impor) LS (Laporan Surveyor) DOKUMEN TEKNIS Pertimbangan Teknis (Pertek) SPPT-SNI / Neraca Komoditas syarat PI PELAKSANAAN LAPANGAN MCR Marunda — DJBC Kanwil Jakarta Verifikasi PIB | Periksa Lartas | Penelitian Nilai Pabean Kemendag Kemenkeu Kemenperin hubungan syarat
04
Lartas & KMK 23/KM.4/2022
Larangan dan Pembatasan Impor Besi, Baja, dan Produk Turunan
⚠️ KMK 23/KM.4/2022 — Basis Lartas Besi Baja
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 23/KM.4/2022, terdapat setidaknya 298 kode HS produk besi, baja, dan turunannya yang dikenakan Lartas, mensyaratkan dokumen Perizinan Impor (PI) dan Laporan Surveyor (LS).
Ketentuan Umum Lartas
  • Importir wajib memiliki Persetujuan Impor (PI) dari Kemendag sebelum importasi
  • Wajib memiliki Laporan Surveyor (LS) dari surveyor yang ditunjuk pemerintah
  • Importir API-P: bahan baku/penolong untuk produksi sendiri
  • Importir API-U: IT-Besi-Baja (Importir Terdaftar) untuk disalurkan ke konsumen
  • Jika dokumen tidak dapat ditunjukkan saat pemeriksaan, diberi waktu 30 hari
  • Jika 30 hari tidak dipenuhi → reekspor atau dikeluarkan sebagian
Pengecualian Lartas
  • Barang kiriman komoditas besi/baja untuk kegiatan usaha maksimal USD 1.500/pengiriman (Permendag 8/2024)
  • Pemilik API-P sebagai bahan baku industri tanpa batasan frekuensi
  • Barang contoh tidak untuk diperdagangkan
  • Barang untuk keperluan penelitian dan pengembangan produk
  • Fasilitas KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor) pembebasan
  • Barang untuk diolah/dirakit dengan tujuan ekspor (Permendag 22/2025)
Tabel Lartas — Produk Utama Besi Baja HS 72/73
HS PosDeskripsi ProdukPI WajibLS WajibPertekCatatan
7208.xxCanai lantaian HR ≥600mm tdk dipalut✓ Ya✓ Ya✓ API-UHRC; SNI wajib ex-72.08
7209.xxCanai lantaian CR ≥600mm tdk dipalut✓ Ya✓ Ya✓ API-UCRC
7210.xxCanai lantaian ≥600mm, dipalut/disepuh✓ Ya✓ Ya✓ API-UGalvanis, Tin Plate
7211.xxCanai lantaian <600mm tdk dipalut✓ Ya✓ YaSebagianStrip sempit
7212.xxCanai lantaian <600mm, dipalut/disepuh✓ Ya✓ YaSebagian
7213.xxBatang kawat canai panas (wire rod)✓ Ya✓ YaSebagian
7214.xxBatang besi/baja bukan paduan lainnya✓ Ya✓ YaSebagianBillet/bar
7216.xxProfil besi/baja bukan paduan✓ Ya✓ YaH/I Section; BMAD
7219.xxCanai lantaian baja tak berkarat ≥600mm✓ Ya✓ YaStainless steel
7225.xxCanai lantaian baja paduan ≥600mm✓ Ya✓ YaAlloy steel
7228.xxBatang baja paduan lainnya✓ Ya✓ YaSebagian
7301.xxSheet piling & profil las (HS 73)✓ Ya✓ YaBMAD aktif
7304.xxPipa seamless✓ Ya✓ YaSebagianTergantung sub-heading
7306.xxPipa & tabung las lainnya✓ Ya✓ YaSebagianERW, spiral pipe
7312.xxKabel & tali kawat baja✓ Ya✓ YaSebagianSNI wajib
7318.xxBaut, mur, sekrup bajaTerpilihTerpilihTidakSub-pos tertentu

*Daftar di atas representatif. Cek KMK 23/KM.4/2022 dan INSW untuk daftar lengkap 298 HS kode.

05
Alur Perizinan Impor
Permendag 16/2025 jo 22/2025 — Berlaku 29 Agustus 2025
Diagram 3 — Alur Proses Perizinan Impor Besi dan Baja (Permendag 22/2025)
IMPORTIR API-P / API-U NIB via OSS 1. NERACA KOMODITAS Cek kuota tersedia via SIINas / INSW Tersedia Belum ditetapkan 2A. PI API-P LANGSUNG Neraca sbg syarat PI 2B. PERTEK KEMENPERIN Permenperin 1/2024 3. PENGAJUAN PI via INATRADE/SINSW Permendag 22/2025 4. TERBIT PI Persetujuan Impor Kemendag 5. LAPORAN SURVEYOR LS pra-pengapalan dari negara asal 6. PENGAPALAN B/L, Invoice Packing List 7. PEMBERITAHUAN PABEAN (PIB) Daftarkan PIB / BC 2.0 via CEISA Lampirkan: PI + LS + B/L + Invoice + SNI (jika wajib) 🟢 JALUR HIJAU 🟡 JALUR KUNING 🔴 JALUR MERAH Langsung SPPB Periksa dokumen Periksa fisik+dokumen SNI WAJIB Jika produk kena SNI: SPPT-SNI / CoC dilampirkan di PIB BMAD / BMTP Jika produk kena: BM MFN + BMAD dihitung di CEISA
📋 Permendag 22/2025 — Mekanisme PI Terbaru (Berlaku 29 Ags 2025)
Untuk PI baru Besi/Baja API-P: Jika Neraca Komoditas telah ditetapkan → gunakan Neraca Komoditas sebagai syarat PI. Jika belum ditetapkan → gunakan Data Tersedia berupa laporan hasil verifikasi/rekomendasi/pertimbangan teknis dari Kemenperin. Permendag 22/2025 menggantikan mekanisme Permendag 36/2023 jo 8/2024 yang mensyaratkan Pertek untuk semua pengajuan PI.
06
Pertimbangan Teknis (Pertek)
Permenperin No. 1 Tahun 2024 — Tata Cara Penerbitan
Permenperin 1/2024 — Ketentuan Pokok
  • Pertek diterbitkan oleh Kementerian Perindustrian
  • Diajukan melalui SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional)
  • Dokumen yang disiapkan: NIB, NPWP, IUI/IPAL, API, dan dokumen teknis produk
  • Pertek diperlukan sebagai syarat mendapatkan Persetujuan Impor (PI) dari Kemendag, khususnya untuk API-U
  • Pertek memverifikasi bahwa produk yang diimpor dibutuhkan dan tidak mengganggu industri lokal
  • Tanpa Pertek (untuk kasus yang diperlukan) → pengajuan PI ditolak
Dinamika Pertek dalam Regulasi Impor
Rezim RegulasiPeran Pertek
Permendag 36/2023Pertek wajib semua PI baru
Permendag 3/2024 & 7/2024Relaksasi sebagian komoditas
Permendag 8/2024Pertek tidak lagi diperlukan untuk 18 komoditas (termasuk besi baja utama)
Permendag 22/2025Neraca Komoditas (jika tersedia) gantikan Pertek; atau Data Tersedia dari Kemenperin
Catatan untuk MCR
Pada praktiknya, importir masih kerap menyertakan Pertek meski bukan kewajiban utama, karena mempercepat proses verifikasi di DJBC. Pertu Pertek sangat bergantung pada apakah Neraca Komoditas untuk HS kode bersangkutan sudah ditetapkan.
07
SNI Wajib Besi dan Baja
Standardisasi Nasional — Kemenperin & BSN
ℹ️ Dua Jenis Kewajiban SNI
SNI dapat bersifat sukarela atau wajib. Untuk produk besi/baja yang wajib SNI: importir harus memiliki SPPT-SNI (Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI) yang diterbitkan oleh LSPro terakreditasi KAN. API-U yang mengimpor produk SNI wajib memerlukan pertimbangan teknis pengecualian SNI (Permenperin 35/2019) atau memenuhi persyaratan SPPT-SNI penuh.
Tabel SNI Wajib Produk Besi/Baja (Status per 2025)
Produk / SNIHS CodeDasar HukumStatusKeterangan
Baja Tulangan Beton (BjTB)
SNI 2052:2024
7214.20
7215.90
Permenperin 55/2024
menggantikan No. 14/2018
✓ WAJIB Hanya kelas BjTS 420. Terbuat dari billet tuang kontinu. Berlaku 2024.
Baja Tulangan Beton Canai Ulang
SNI 2052:2024
7214.20 Permenperin 55/2024 ✓ WAJIB Canai ulang (re-rolling) wajib memenuhi standar sama
Baja Batangan Umum (Bj KU) 7214.xx Permenperin 35/M-IND/PER/5/2014 ✓ WAJIB
Tali Kawat Baja (Wire Rope)
SNI 76:2025 & SNI 727:2025
7312.10 Permenperin 17/2025
menggantikan No. 45/2011
✓ WAJIB Berlaku 2025. Mencakup sektor konstruksi, tambang, migas, alat angkat. Sertifikasi Tipe 5 + ISO 9001.
Baja Lembaran Lapis Seng (Bj LS) 7210.41.11 (ex) Permenperin 75/2024 ✓ WAJIB Galvanised steel sheet
Silinder Gas Baja Tanpa Sambungan 7311.00.91
7311.00.94
Permenperin 66/2024 ✓ WAJIB Untuk gas tekanan tinggi
Baja Lembaran, Pelat, Gulungan Canai Panas
SNI 8522:2020 (Bj PS)
SNI 8784:2019 (Bj PL)
72.08 (ex) Belum ditetapkan Permenperin sebagai wajib Sukarela Versi terdahulu SNI 07-0601-2006 sudah dipecah tapi belum wajib
Kawat Baja Pratekan (PC Wire/Strand) 7228.70 (ex) Dalam proses pembaharuan Proses Revisi SNI sedang berjalan
Skema Sertifikasi SNI Wajib
1 Ajukan melalui SIINas — NIB, IUI, diagram proses, dll
2 Audit Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 oleh LSPro terakreditasi KAN
3 Pengujian mutu produk di laboratorium terakreditasi KAN
4 Validasi penilaian kesesuaian oleh Kemenperin
5 Terbit SPPT-SNI → cantumkan tanda SNI pada produk
6 Surveilen tahunan untuk menjaga konsistensi mutu
Implikasi Bagi DJBC / MCR Marunda
  • Periksa apakah produk yang diimpor termasuk dalam daftar SNI Wajib BSN (sni_wajib.pdf diperbarui berkala)
  • Jika SNI wajib: wajib ada SPPT-SNI atau CoC (Certificate of Conformity) yang dilampirkan di PIB
  • Produk tanpa SPPT-SNI yang seharusnya SNI wajib → tidak dapat dikeluarkan (SPPB tidak terbit)
  • API-P untuk bahan baku proses produksi → dapat dikecualikan dengan pertimbangan teknis (Permenperin 35/2019)
  • Sanksi: administratif hingga pencabutan sertifikat bagi pelanggar
  • Produk HS 72.08 (HRC) → SNI Bj PS belum wajib; namun cek per sub-pos
08
Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD)
Trade Remedies — Perlindungan Industri Baja Nasional
⚠️ Dasar Hukum BMAD
PP 34/2011 — Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan. BMAD dikenakan terhadap barang yang dijual dengan harga ekspor lebih rendah dari nilai normal (harga di negara asal), yang menyebabkan kerugian material bagi industri dalam negeri.
Daftar PMK BMAD Aktif — Produk Besi dan Baja (2024–2025)
PMKProdukHS CodeNegara AsalTarif BMADBerlakuMasa
PMK 103/2024 HRC (Hot Rolled Coil)
Canai Lantaian HR ≥600mm
7208.10 s/d 7208.39, 7208.90 (ex) RRT/China India Rusia Kazakhstan Belarus Taiwan Thailand Bervariasi per eksportir 15 Jan 2025 5 tahun
PMK 9/2025 HRP (Hot Rolled Plate)
Canai Lantaian HR ≥600mm, tidak dalam gulungan
7208.51.00
7208.52.00
China Singapura Ukraina China: 10,47%
Singapura: 12,50%
Ukraina: 12,33%
22 Feb 2025 5 tahun
PMK 66/2024 Tin Mill Products
Canai lantaian disepuh/dilapisi timah
7210.11
7210.12
RRT/China Korsel Taiwan Bervariasi 2024 5 tahun
PMK 24/2019
(kini expired)
H & I Section
Profil besi/baja bukan paduan
7216.32.xx
7216.33.xx
China Expired 2 Apr 2024 Berakhir KADI Sedang Selidiki

BMAD ditambahkan di atas bea masuk MFN/preferensi FTA. Besaran BMAD bervariasi per eksportir sesuai hasil penyelidikan KADI.

Cara Menghitung Total Bea Masuk

Contoh: Impor HRC dari China

BM MFN HRC (7208.xx) = 0%–5%

+ BMAD PMK 103/2024 = [sesuai eksportir]%


Total BM = MFN + BMAD

*Jika ada FTA (ASEAN, RCEP): BM preferensi menggantikan MFN, BMAD tetap ditambahkan

KADI & Proses Penyelidikan
  • KADI (Komite Anti Dumping Indonesia) — melakukan penyelidikan atas permohonan industri domestik
  • Penyelidikan berdasarkan PP 34/2011 dan Permendag 76/M-DAG/PER/12/2012
  • Kasus H & I Section (HS 7216.32/33): KADI sedang menyelidiki perpanjangan BMAD (permohonan PT Gunung Raja Paksi Tbk)
  • IISIA mendorong penerapan BMAD secara komprehensif untuk seluruh produk baja hulu ke hilir
  • Selama 2024–2025: telah terbit 5 PMK terkait BMAD besi baja
09
Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP / Safeguard)
KPPI — Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia
Perbedaan BMAD vs BMTP
AspekBMADBMTP (Safeguard)
TujuanAnti praktik dumpingAnti lonjakan impor
DasarHarga jual di bawah normalImpor meningkat drastis
Negara AsalSpesifik per negaraSemua negara (global)
PenyelidikKADIKPPI
Lembaga PMKKemendag → KemenkeuKemendag → Kemenkeu
Masa max5 tahun (renewable)4 tahun (max 8 tahun)
Status BMTP Besi Baja

KPPI (Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia) aktif menyelidiki lonjakan impor produk besi baja. Beberapa instrumen BMTP yang pernah dan sedang berlaku:

  • Wire rod, pipa baja, profil tertentu: penyelidikan KPPI aktif (2024)
  • Mekanisme sama dengan BMAD, namun bersifat global (berlaku untuk semua negara pengekspor)
  • Sering dikombinasikan: produk dapat terkena BMAD (dari China) DAN BMTP (dari semua negara) secara bersamaan
Cek Status BMTP
Cek KPPI (kppi.kemendag.go.id) untuk daftar penyelidikan aktif dan PMK BMTP yang berlaku.
10
Komparasi Regulasi
Permendag 36/2023 → 8/2024 → 22/2025
Diagram 4 — Evolusi Kebijakan Impor Besi Baja: Permendag 36/2023 → 22/2025
Permendag 36/2023 Mar 2023 Pertek WAJIB semua PI Antrean panjang di Kemenperin Permendag 3/2024 Mar 2024 Perubahan pertama Relaksasi sebagian Permendag 8/2024 Mei 2024 Pertek TIDAK diperlukan 18 komoditas termasuk besi baja Permendag 22/2025 Jun 2025 → Berlaku 29 Agu 2025 Neraca Komoditas gantikan Pertek Paket 9 Permendag baru Permendag 16/2025 sbg induk 2023 2024 2025 2026 → Berlaku
Tabel Perbandingan: Permendag 36/2023 vs 8/2024 vs 22/2025 (Besi Baja)
Aspek Permendag 36/2023 Permendag 8/2024 Permendag 22/2025 BERLAKU
Instrumen Induk Permendag 36/2023 (tunggal) Permendag 36/2023 jo 8/2024 Permendag 16/2025 (induk) + 22/2025 (industri)
Syarat PI API-P Pertek Kemenperin WAJIB Pertek tidak diperlukan untuk 18 komoditas (besi baja termasuk) Neraca Komoditas (jika ada) atau Data Tersedia dari Kemenperin
Syarat PI API-U (IT-Besi-Baja) Pertek WAJIB Pertek WAJIB Neraca Komoditas atau Data Tersedia (Pertek sebagai salah satu opsi)
Laporan Surveyor (LS) Wajib Wajib Wajib (tidak berubah)
Portal Pengajuan PI INATRADE INATRADE SINSW → INATRADE
Kuota / Pembatasan Volume Pertek menentukan volume Tidak eksplisit (relaksasi) Neraca Komoditas menentukan kuota impor
Barang Komplementer Dimungkinkan sebagai Barang Komplementer, Tes Pasar, atau Purna Jual
Fasilitas KITE Ada pengecualian Ada pengecualian Dikecualikan untuk diolah/dirakit dengan tujuan ekspor (pembebasan)
Implikasi Penumpukan Antrian Pertek → penumpukan pelabuhan Relaksasi, arus lancar Terstruktur via Neraca Komoditas + INSW
Diagram 5 — Perbandingan Jalur PI: API-P (Produsen) vs API-U / IT-Besi-Baja
JALUR API-P (Importir Produsen) API-P + NIB via OSS Cek Neraca Komoditas SIINas → tersedia → langsung PI Pengajuan PI SINSW / INATRADE Terbit PI Kemendag LS Surveyor Pra-pengapalan PIB / BC 2.0 CEISA — DJBC JALUR API-U / IT-Besi-Baja (Importir Terdaftar — Distributor) IT-Besi-Baja Penunjukan Ditjendaglu Neraca Komoditas atau Data Tersedia/Pertek Pengajuan PI SINSW/INATRADE Terbit PI Kemendag LS Surveyor Pra-pengapalan PIB / BC 2.0 CEISA — DJBC IT-Besi-Baja hanya dapat mengimpor untuk disalurkan ke konsumen/industri pengguna
11
Data Statistik Perdagangan
Ekspor-Impor Besi Baja HS 72+73
5,27 jt
Ton Ekspor Q1 2024
naik 38,3% vs Q1 2023
USD 27,97M
Ekspor 2025
miliar
USD 9,53M
Impor 2025
miliar
USD 18,44M
Surplus 2025
naik 22,28% vs 2024
Negara Asal Impor Utama
NegaraKeteranganStatus
China / RRTEksportir terbesar; dominasi HRC, CRC, profil bajaBMAD aktif
IndiaHRC, Baja paduanBMAD HRC
Jepang / KoreaBaja premium, stainless, alloyNormal
TaiwanHRC, Tin Mill ProductsBMAD
Rusia/Kazakhstan/BelarusHRCBMAD HRC
ThailandHRC (ASEAN member)BMAD HRC
Ukraina / SingapuraBaja Plat (HRP)BMAD HRP
Posisi Indonesia di Pasar Baja Dunia
  • Indonesia adalah eksportir baja terbesar ke-5 dunia per 2025
  • Surplus neraca baja konsisten sejak 2021, terus meningkat
  • Hilirisasi baja didorong investasi Krakatau Steel dan grup China (Tsingshan di Morowali)
  • Kapasitas produksi baja kasar Indonesia: ~15 juta ton/tahun (estimasi 2024)
  • Volume impor baja merupakan peringkat 4 teratas komoditas impor Indonesia (per Jun 2024 = USD 981,9 juta/bulan)
  • Baja dari China masih menjadi perhatian utama karena kapasitas produksi berlebih dan potensi dumping
12
Linimasa Regulasi
Kronologi Kebijakan Besi Baja 2019–2026
2019
PMK 24/2019 — BMAD H&I Section (China)
BMAD profil baja H dan I section asal China; berlaku 5 tahun hingga April 2024.
2022
KMK 23/KM.4/2022 — Lartas 298 HS Besi Baja
Penetapan 298 kode HS besi baja sebagai produk Lartas wajib PI dan LS.
Mar 2023
Permendag 36/2023 — Kebijakan Impor Baru
Mewajibkan Pertek Kemenperin untuk semua PI besi baja baru. Menyebabkan antrean panjang dan penumpukan kontainer di pelabuhan.
Mar 2024
Permendag 3/2024 — Perubahan Pertama
Relaksasi sebagian ketentuan Pertek, tapi masalah penumpukan masih berlanjut.
Apr 2024
Berakhirnya BMAD H&I Section (PMK 24/2019)
BMAD H section (7216.33) dan I section (7216.32) berakhir. KADI mulai penyelidikan perpanjangan atas permintaan PT Gunung Raja Paksi Tbk.
Mei 2024
Permendag 8/2024 — Relaksasi Besar
Pertek tidak diperlukan untuk 18 komoditas termasuk besi baja. API-P bebas impor bahan baku tanpa batas frekuensi. Atasi penumpukan pelabuhan.
Okt 2024
PMK 66/2024 — BMAD Tin Mill Products
BMAD terhadap canai lantaian disepuh/dilapisi timah dari China, Korea Selatan, dan Taiwan. Kelanjutan dari PMK 214/2018.
Des 2024
PMK 103/2024 — BMAD HRC 7 Negara
BMAD Hot Rolled Coil dari China, India, Rusia, Kazakhstan, Belarus, Taiwan, Thailand. Berlaku efektif 15 Januari 2025 selama 5 tahun.
2024
Permenperin 1/2024 — Prosedur Pertek Baru
Tata cara penerbitan Pertek impor besi/baja melalui SIINas diperbarui.
2024
Permenperin 55/2024 — SNI Baja Tulangan Beton
SNI 2052:2024 (BjTS 420) diwajibkan. Menggantikan Permenperin 14/2018.
Feb 2025
PMK 9/2025 — BMAD HRP (Baja Plat)
BMAD Hot Rolled Plate dari China (10,47%), Singapura (12,50%), Ukraina (12,33%). Berlaku 22 Februari 2025 selama 5 tahun.
29 Agu 2025
Permendag 16/2025 & 22/2025 — Berlaku Efektif
Paket 9 Permendag baru. Permendag 16/2025 sebagai induk. Permendag 22/2025 mengatur impor Barang Industri Tertentu termasuk besi baja. Neraca Komoditas menggantikan Pertek sebagai syarat PI utama.
13
🔬 BTKI 2022 Tools — Database & Classifier 10-Digit
Pencarian Deskripsi | Lookup Kode HS | Decision Tree Classifier | Ch 72–73 Besi & Baja
✅ Database BTKI 2022 Termuat — Subheading 10-Digit Ch 72–73
(1) Cari Deskripsi — ketik nama komoditas teknis; (2) Cari Kode HS — masukkan 4–10 digit; (3) Classifier — ikuti decision tree. 🔴 BMAD = antidumping aktif; 🟡 BMTP = safeguard; 🟣 SNI = wajib sertifikasi.

🔍 Pencarian Deskripsi BTKI — Besi dan Baja

Ketik nama produk, istilah teknis, atau nomor PMK dalam Bahasa Indonesia

Filter:
Masukkan kata kunci untuk mencari dalam database BTKI 2022 Ch 72–73

🔢 Lookup Kode HS BTKI 2022

Masukkan kode HS 4–10 digit (titik opsional). Contoh: 7208, 7214.20, 7208.51.00.00, 72085100

Masukkan kode HS untuk melihat detail dan semua subheading dalam satu heading
⚙️

HS Chapter 72–73 Classifier — BTKI 2022 10-Digit

Ikuti pertanyaan → kode BTKI 10-digit + tarif BM + lartas + BMAD/BMTP/SNI

Mulai →
📚 Referensi Regulasi Utama

Kementerian Perdagangan

  • Permendag 16/2025 — Kebijakan Umum Impor
  • Permendag 22/2025 — Industri Tertentu (Besi Baja)
  • Permendag 8/2024 — Relaksasi Lartas
  • Permendag 36/2023 — Basis kebijakan impor (sudah diganti)

Kementerian Keuangan

  • KMK 23/KM.4/2022 — Lartas 298 HS
  • PMK 103/2024 — BMAD HRC (7 negara)
  • PMK 66/2024 — BMAD Tin Mill
  • PMK 9/2025 — BMAD HRP
  • PP 34/2011 — Tindakan Antidumping

Kementerian Perindustrian

  • Permenperin 1/2024 — Tata Cara Pertek
  • Permenperin 55/2024 — SNI BjTB 2052:2024
  • Permenperin 17/2025 — SNI Tali Kawat Baja
  • Permenperin 35/2019 — Pengecualian SNI API-U

Disusun untuk keperluan referensi analisis kepabeanan MCR Marunda — DJBC Kanwil Jakarta. Data bersumber dari peraturan resmi, IISIA, KADI, KPPI, dan BSN. Selalu verifikasi dengan dokumen peraturan resmi terkini via peraturan.bpk.go.id, INSW, dan SIINas.