🧪

Regulasi Impor — Plastik & Turunannya

MCR MARUNDA · DJBC JAKARTA · HS CHAPTER 39 · BTKI 2022

Permendag 36/2023 Permendag 7/2024 Update 2025 BTKI 2022
Plastik & Turunannya
HS Chapter 39 — Polimer & Manufaktur
Panduan regulasi impor lengkap: Permendag, BMAD, larangan & perizinan. Mencakup bahan baku polimer hingga barang jadi plastik.
HS 3901–3914 · Bahan Baku HS 3915–3926 · Barang Jadi BMAD PET/PP Permendag 36/2023 PI & LS Required SNI Wajib
138
Subpos BTKI
7
Peraturan Aktif
26
Sub-Chapter
12
Pos HS Lartas
📋
Lookup HS Code Plastik
Masukkan kode HS 6, 8, atau 10 digit untuk melihat detail regulasi
💡
Masukkan kode HS minimal 4 digit. Sistem akan menampilkan semua subpos 10-digit yang sesuai. Kode dapat diinput dengan atau tanpa titik pemisah.
🌳
Classifier HS 10-Digit — Plastik
Decision tree interaktif untuk menentukan kode HS 10 digit yang tepat
📜
Peraturan Menteri Perdagangan
Regulasi impor plastik yang berlaku — komoditas HS Chapter 39
⚠️
Permendag 36/2023 jo. Permendag 7/2024 mengatur ketentuan impor barang konsumsi termasuk produk plastik jadi (3922–3926). Pastikan memiliki Angka Pengenal Importir (API) dan memenuhi ketentuan lartas yang berlaku.
2024 · BERLAKU
Permendag No. 7 Tahun 2024
Perubahan Permendag 36/2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor. Mengatur kembali ketentuan PI dan LS untuk produk plastik jadi. Beberapa pos HS plastik dikembalikan ke skema perizinan normal (non-border).
2023 · BERLAKU (DIUBAH)
Permendag No. 36 Tahun 2023
Kebijakan dan Pengaturan Impor. Mengatur PI (Persetujuan Impor) untuk produk plastik tertentu, kewajiban LS (Laporan Surveyor), dan ketentuan pengendalian impor barang konsumsi.
2021
Permendag No. 20 Tahun 2021
Ketentuan impor limbah non-B3 termasuk skrap dan sisa plastik (HS 3915). Importir wajib memiliki izin dari Kementerian LHK dan KLHK.
2019
Permendag No. 84 Tahun 2019
Ketentuan impor plastik hilir (finished goods). Kewajiban Label Bahasa Indonesia untuk produk plastik konsumsi yang masuk ke pasar domestik.
📋
Regulasi Sektoral Terkait
Peraturan lintas K/L yang mempengaruhi impor plastik
KEMENPERIN Permenperin 24/2013
Ketentuan SNI Wajib Plastik
Mewajibkan SNI untuk produk kemasan plastik pangan (3923.21, 3923.30, 3924.10) yang beredar di Indonesia termasuk impor.
KLHK PP 22/2021
Pengelolaan Limbah Plastik
Impor skrap & limbah plastik (HS 3915) wajib memiliki rekomendasi KLHK. Skrap PVC dan campuran dibatasi ketat, kategori B3 dilarang impor.
BPOM PerBPOM 20/2019
Kemasan Pangan Plastik
Kemasan plastik untuk pangan (food-grade) wajib memenuhi standar BPOM. Berlaku untuk impor kemasan/wadah pangan (3923, 3924) yang digunakan kontak langsung dengan pangan.
DJBC PMK 199/2019
De Minimis & E-Commerce
Impor produk plastik e-commerce nilai FOB USD 3 atau kurang: bebas BM dan PPN. Di atas USD 3 s.d. USD 1.500: tarif flat. Di atas USD 1.500: tarif normal bab 39.
⚖️
BMAD & BMTP — Plastik
Bea Masuk Anti Dumping dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan
🚨
BMAD dan BMTP bersifat kumulatif — dikenakan di atas BM normal (MFN). Verifikasi PMK/PKPI terbaru sebelum clearance. Negara asal barang sangat menentukan pengenaan BMAD.
HS CODE KOMODITAS JENIS TARIF NEGARA DIKENAI DASAR HUKUM BERLAKU S.D.
3907.29 PET (Polyethylene Terephthalate) Resin BMAD 5 – 18% China, India, Taiwan PMK 161/2022 2026
3902.10 Polipropilena (PP) Homopolimer BMAD 3.5 – 21% China, Korea, Taiwan, India PMK 175/2021 2025
3920.20 Lembaran/Film BOPP BMTP 8 – 15% Semua negara PMK 48/2023 2026
3921.13 Foam PVC (lembaran/film) BMAD 10 – 38% China PMK 92/2023 2027
3919.10 Pita Perekat OPP BMTP 5 – 12% Semua negara PMK 112/2022 2025
ℹ️
Tarif BMAD bervariasi per produsen/eksportir. Tarif di atas adalah kisaran umum. Untuk tarif spesifik per nama perusahaan eksportir, hubungi Direktorat PKPI Kementerian Perdagangan atau cek LNSW.
SNI Wajib — Produk Plastik
Standar Nasional Indonesia yang wajib dipenuhi importir
⚠️
Produk dengan SNI wajib harus memiliki SPPT-SNI (Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI) yang diterbitkan oleh LSPro terakreditasi KAN, sebelum barang keluar dari kawasan pabean.
HS CODE PRODUK NOMOR SNI DASAR HUKUM CATATAN
3917.21–23 Pipa PVC untuk Air Minum SNI 06-0162-2011 Permenperin 10/2018 Semua ukuran diameter, tekanan nominal
3917.21 Pipa HDPE untuk Air Bersih SNI 4829.2:2015 Permenperin 10/2018 SDR ≤ 11, tekanan PN 10–16
3923.21, 3923.29 Kantong Plastik (Kresek) SNI 7188.7:2016 Permenperin 20/2011 Wajib label "dapat didaur ulang"
3924.10 Peralatan Makan Plastik (food-grade) SNI 7322:2008 PerBPOM 20/2019 PP, PE, PS, ABS - kontak pangan
3922.10 Bak Mandi / Bathtub Plastik SNI 2614:2010 Permenperin 33/2013 Akrilik & FRP; uji ketebalan minimum
3925.20 Kusen / Profil Jendela PVC SNI 7777:2013 Permenperin 33/2013 Uji kekuatan tarik, stabilitas UV
🚫
Larangan & Pembatasan (Lartas)
Ketentuan PI, LS, dan persyaratan khusus impor plastik
🚨
DILARANG IMPOR: Limbah B3 plastik (Konvensi Basel), plastik daur ulang tercampur tidak teridentifikasi, serta produk plastik mengandung bahan terlarang (BPA tinggi untuk produk bayi, ftalat berkadar tinggi).
PI WAJIB
Persetujuan Impor (PI)
Produk plastik jadi konsumsi (HS 3922–3926) dari produsen non-API-P wajib memiliki PI dari Direktorat Impor Kemendag. Berlaku per shipment atau tahunan tergantung jenis importir.
LS WAJIB
Laporan Surveyor (LS)
Impor plastik tertentu wajib verifikasi dari surveyor independen (SGS, Sucofindo) di negara asal sebelum pengapalan. Berlaku untuk beberapa pos HS 39 kategori barang konsumsi.
KLHK
Impor Skrap/Limbah Plastik
HS 3915 (skrap plastik) wajib Rekomendasi KLHK + PI Kemendag. Hanya plastik single-type bersih (PE, PP, PET, PS, PVC) yang diizinkan. Campuran non-identifiable dilarang.
API-P
Ketentuan API Produsen
Importir bahan baku plastik (HS 3901–3914) harus menggunakan API-P (Angka Pengenal Importir Produsen) dan barang digunakan untuk proses produksi sendiri, bukan untuk diperdagangkan.
📋
Dokumen Impor Plastik
  • Invoice & Packing List — menyebutkan bahan/komposisi kimia polimer secara spesifik
  • Bill of Lading / AWB
  • Certificate of Origin — wajib untuk klaim ACFTA/ASEAN FTA; penting untuk pengecekan BMAD
  • MSDS / SDS — Material Safety Data Sheet untuk bahan kimia plastik (wajib untuk bahan baku polimer)
  • SPPT-SNI — untuk produk dengan SNI wajib; diterbitkan lembaga sertifikasi terakreditasi KAN
  • Rekomendasi KLHK — khusus skrap plastik HS 3915; lampirkan analisis komposisi material
  • PI (Persetujuan Impor) — untuk produk jadi plastik konsumsi sesuai Permendag 36/2023 jo. 7/2024
  • LS (Laporan Surveyor) — verifikasi pra-pengapalan dari surveyor independen teregistrasi
  • Sertifikat Food Grade — untuk kemasan pangan / kontak pangan (3923, 3924)
📊
Ringkasan Struktur Bea Masuk
Chapter 39 — Plastik & Turunannya (tarif MFN)
KELOMPOK HS URAIAN BM MFN PPh 22 PPN CATATAN
3901–3909 Polimer dalam bentuk primer 0% 0.5% 11% Bahan baku industri, API-P
3910–3914 Silikon, petroleum resin, selulosa, ion exchanger 0% 0.5% 11% Bahan baku/penolong
3915 Sisa, skrap, dan serbuk plastik 0% 0.5% 11% Wajib Rekomendasi KLHK + PI
3916–3921 Monofilamen, pipa, selang, lembaran, film 5–10% 0.5% 11% BMAD/BMTP berlaku untuk beberapa pos
3922–3925 Barang sanitasi, kemasan, perlengkapan bangunan 10% 0.5% 11% SNI wajib untuk beberapa produk
3926 Artikel plastik lainnya 10–25% 0.5% 11% 3926.20 (pakaian) BM 25%
💡
Skema FTA: Impor dari negara ASEAN (ATIGA), China (ACFTA), Korea (AKFTA), India (AIFTA), Jepang (IJEPA), Australia/NZ (AANZFTA) dapat menikmati tarif preferensial, umumnya 0% untuk bahan baku polimer (3901–3914) dan berkisar 0–5% untuk barang jadi, dengan melampirkan Form D/E/AK/AI/JIEPA/AANZ yang valid.